Mengeksplor Bluetooth dengan rfcomm

Logo BluetoothBluetooth sudah lama dikenal sebagai salah satu alternatif koneksi wireless. Teknologi ini kini sudah lazim dijumpai di berbagai perangkat teknologi, seperti ponsel dan komputer/laptop. Dua perangkat tersebut yang mungkin sudah bukan merupakan barang mewah saat ini. Namun demikian, teknologi bluetooth mungkin boleh dibilang masih merupakan teknologi mewah, dalam arti belum banyak yang bisa memanfaatkannya secara optimal berbagai fitur yang dibenamkan di dalamnya. Salah satu fitur yang sering digunakan dan populer adalah file transfer, yang digunakan untuk kirim mengirim berkas. Fitur lainnya? Bahkan mungkin si pemilik perangkat tidak mengetahui fitur apa saja yang dimiliki si “gigi biru”-nya 😀

Di Linux, bluetooth sudah mendapat dukungan di kernel-kernel yang baru. Paling tidak, di laptop aspire 2920z, bluetooth sudah dapat dikenali dengan baik sejak pertama kali instalasi oleh BlankOn Nanggar (kernel 2.6.28-11-generic). Namun kini sang BlankOn sudah dinaikkan kernelnya menjadi 2.6.28-18-generic. Sehingga dalam pembahasan kali ini, yang digunakan adalah kernel yang terakhir disebut. Tombol saklar bluetooth di laptop juga dapat digunakan dengan baik untuk menyalakan/mematikan bluetooth. Selain pada BlankOn, cara ini juga dapat diterapkan di Ubuntu.

Sampai beberapa saat yang lalu, seperti pengguna yang lain, fitur yang sering saya gunakan adalah file transfer. Jarang sekali saya mengeksplor fitur yang lain. Keengganan ini didukung oleh fitur si Gnome bawaan BlankOn yang, sepengetahuan saya, hanya menyediakan “send file” untuk mengirim berkas dan “browse file” untuk menjelajahi berkas-berkas di perangkat lainnya. Beberapa waktu yang lalu saya memasang Wammu dan ternyata dapat saya gunakan dengan baik untuk menelpon, kirim SMS, backup SMS, kontak telpon, dsb yang tentu dengan memanfaatkan koneksi bluetooth.

Ada aplikasi yang harus tersedia di linux untuk mengeksplor teknologi bluetooth di perangkat yang terhubung. Dalam kasus ini, laptop saya akan berhubungan dengan ponsel merek HT. Di BlankOn, paket bluez dan bluez-gnome (seharusnya) sudah terpasang. Berikut adalah apa yang akan kita lakukan.

1. Menyambungkan antar perangkat
Cara paling mudah adalah dengan menggunakan gnome-applet. Ikonnya terdapat di bagian kanan atas, bergambar logo bluetooth. Tinggal klik di ikonnya lalu akan muncul popup menu bertuliskan “Setup New Device”. Atau bisa juga diakses melalui menu System > Preferensi > Bluetooth. Di bagian “known device” klik ikon bertanda tambah [ + ]. Silahkan ikuti panduannya.

2. Mengeksplor fitur bluetooth
Setelah tersambung dengan perangkat lawan, kita akan mengekspolor fitur apa saja yang tersedia di bluetooth lawan. Dalam bahasa yang lebih resmi, fitur ini disebut servis. Servis ini yang menentukan bluetooth milik kita bisa digunakan untuk apa saja. Apakah bisa untuk transfer berkas, audio gateway, modem dial-up, port serial, dsb. Untuk mengeksplor servis tersebut, silahkan buka terminal (Aplikasi > Aksesoris > Terminal). Lalu ketik perintah :

$ sdptool browse

dimanaadalah alamat hardware bluetooth lawan yang didapat dengan melakukan scan :

$ hcitool scan

3. Mencari servis
Servis tidak hanya bisa dieksplor, tapi juga bisa dicari untuk menghemat waktu, dengan cara :

$ sdptool search [--bdaddr bdaddr]

misal perintah

$ sdptool search --bdaddr 11:22:33:44:55:66 DUN

akan mencari servis Dial-up Networking

nama servis merupakan kode yang dapat dilihat melalui

$ sdptool -h

4. Menyambung servis
Bagian paling penting ketika akan meyambung servis adalah dengan memperhatikan channel dari masing-masing servis. Tiap perangkat mungkin memiliki channel yang berbeda untuk servis yang sama. Nomor channel bisa didapatkan dengan memperhatikan keluaran dari perintah $ sdptool browse. Silahkan catat nomer channel untuk servis yang akan kita sambungkan. Sebagai contoh pada ponsel HT yang saya gunakan, servis DUN terletak di channel 9.

Penyambungan servis ini dilakukan dengan membuat node perangkat /dev/rfcomm0. Melalui perangkat rfcomm tersebutlah komunikasi bluetooth dilakukan.

Untuk menyambungkan servis, kita gunakan perintah :

$ rfcomm connect 0

dimana 0 merupakan node perangkat rfcomm pertama (rfcomm0),adalah alamat hardware bluetooth lawan, dan channel adalah channel servis yang akan kita sambung. Misal :

$ rfcomm connect 0 11:22:33:44:55:66 9

akan menyambung dengan perangkat yang mempunyai alamat 11:22:33:44:55:66 pada channel 9, yakni channel untuk servis Dial-up Networking. Ketika sambungan telah terjalin, biasanya ponsel akan menampilkan peringatan bahwa servis bluetooth tertentu telah tersambung. Untuk memutuskannya, kita tinggal menekan tombol Ctrl + C.

Perintah rfcomm juga dapat digunakan dengan menyunting berkas konfigurasinya di /etc/bluetooth/rfcomm.conf. Misalkan seperti berikut :

rfcomm0 {
bind yes;
device 11:22:33:44:55:66;
channel 6;
comment "ht bluetooth";
}

simpan, lalu sambungkan servis dengan perintah :

$ rfcomm connect 0

Opsi yang bind yang bernilai yes menyebabkan perangkat bluetooth milik kita berikatan dengan peran perangkat bluetooth lawan. Ikatan ini akan tetap terjalin meskipun servis sudah diputuskan.

5. Memutuskan ikatan
Bluetooth yang dikoneksikan pada kasus sebelumnya juga membentuk ikatan antar perangkat. Untuk memutuskan ikatan tersebut digunakan perintah :

$ rfcomm release 0

6. Mengetahui status perangkat
Perintah $ rfcomm -a akan memberikan informasi semua status perangkat bluetooth (rfcomm) yang ada. Jika perintah tersebut tidak memberikan keluaran apa-apa, berarti tidak ada perangkat yang terjalin.

—-
Sejatinya, ini adalah tulisan lama, sekitar 1,5 tahun yang lalu, yang sempat ditulis diblog pribadi lainnya (gang15.web.id). Namun sayang, kini blog tersebut telah “wafat”.
Iklan

Silahkan berkomentar ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s